Kalo baca-baca kisah para sahabat tuh, emang bener-bener bikin minder, mereka yang se-cinta Allah, cinta Rasulullah, dan sama sekali gak hubud dunia.. Subhanallah..
ini salah satu ucapan Sa’id bin Amir.
“Saya mempunyai kawan-kawan yang telah lebih dulu menemui Allah.. dan saya tak ingin menyimpang dari jalan mereka, walau ditebus dengan dunia dan segala isinya!”
sungguh tekad yang sangat kuat dan kokoh.
Sai’id bin Amir ini ditunjuk oleh khalifah Umar sebagai amir di Syiria. Uang tunjangan dan gajinya sangat banyak, namun yang diambilnya hanya sekedar keperluan diri dan istrinya, dan selebihnya dibagi-bagi ke warga yang membutuhkan.
Orang menganjurkan kepadanya “janganlah ditahan-tahan nafkah untuk diri pribadi dan keluarga anda, dan ambillah kesempatan untuk menikmati hidup!”. Tapi beliau menjawab “Saya tak hendak ketinggalan dari rombongan pertama, yakni setelah saya dengar rasulullah saw bersabda:
‘Allah ‘Azza wa Jalla akan menghimpun manusia untuk dihadapkan ke pengadilan. maka datanglah orang2 miskin yang beriman, berdesak-desakkan maju kedepan tak ubahnya bagai kawanan burung merpati. Lalu ada yg berseru kepada mereka: Berhentilah kalian untuk menhadapi perhitungan (hisab). Ujar mereka: Kami tak punya apa-apa untuk dihisab. Maka Allah pun berfirman: Benar-lah hamba-hambaKu itu! Lalu masuklah mereka ke dalam surga sebelum orang-orang lain masuk’ “
Jleb.
Beneran minder, ngebayangin pengen masuk ke surga yang sama dengan mereka, tapi apalah awak ini.. T__T
Di surat al-Waqi’ah 11-14:
“Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).Berada dalam surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.”
baiklah, harus harus memperbaiki diri lagi.. >.<